Nvidia Kenalkan Kartu Grafis Baru, Sasar AI dan Data Center

Pramukasiana – Nvidia baru saja memperkenalkan kartu grafis terbarunya yakni Nvidia DGX A100. Bukan menyasar sektor gaming, kartu grafis terbaru ini hadir untuk pengembangan teknologi AI dan data center.

“Tren cloud computing dan AI yang semakin ramai dan berkembang pesat di desain data center kini tergantikan tidak lagi hanya berbasis CPU tapi komputasi yang diakselerasi menggunakan GPU,” kata CEO Nvidia, Jensen Huang seperti dilansir dari The Verge, Sabtu (16/5/2020).

Nvidia menyematkan GPU Ampere generasi terbaru pada A100 sehingga diklaim mampu meningkatkan kemampuan AI lebih baik dengan performa 20 kali lebih cepat jika dibandingkan pendahulunya. Selain itu, A100 juga bisa digunakan untuk analitik data, scientific computing, dan cloud graphics.

“Nvidia DGX A100 merupakan instrumen utama untuk memajukan AI. Nvidia DGX merupakan sistem AI pertama yang dibangun untuk alur kerja machine learning end-to-end, mulai dari analisa data, pelatihan hingga inferensi. Dengan peningkatan kinerja di DGX, para insinyur pembelajaran mesin dapat tetap maju dengan ukuran pertumbuhan model AI dan datanya,”

Pada dasarnya, DGX A100 merupakan sebuah sistem yang mengintegrasikan delapan Tensor Core GPU A100 dengan total memori 320GB. Memori ini dapat digunakan untuk melatih dataset terbesar AI.

Kartu grafis ini menggunakan GPU fabrikasi 7nm yang memuat lebih dari 54 miliar transistor dan memiliki 6.912 core CUDA dan dikapasitasi VRAM 40GB serta bandwidth memori 1,6 TBps. Sistem ini juga sudah mengadopsi koneksi kecepatan tinggi dari Nvidia mellanox HDR 200Gbps.

Performa komputasi kartu grafis ini diklaim bisa mencapai 19,5 teraflops di mode performa FP32 terdapat sistem DGX A100 bisa membagi beban kerja menjadi hingga 56 instance.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*